Terobos Konvoi Presiden, Polisi Filipina Dipecat

MANILA - Pihak berwenang Filipina memecat seorang polisi yang mencoba menorobos konvoi Presiden Benigno Aquino. Polisi Filipina memastikan insiden ini terjadi di saat Presiden Aquino berada di salah satu mobil dalam konvoi itu.

Pasukan Pengawal Presiden Filipina sempat menahan petugas polisi yang diketahui bernama Ricardo Pascua, sebelum akhirnya menyerahkan polisi itu ke atasannya. Kejadian yang terjadi pada Minggu (15/7/2012) tersebut berlangsung di jalanan utama di Manila.

Kejadian terjadi ketika Presiden Aquino baru saja kembali dari tugasnya, saat Pascua mencoba memutar balik dengan mobilnya di sebuah jalan. Saat memutar, mobil minibus yang dikendarai Pascua ternyata hampir memotong konvoi presiden. Beberapa pengawal presiden yang mengendarai motor berusaha menghentikannya, tetapi diabaikan oleh Pascua.

Selain mengabaikan peringatan pasukan pengawal, petugas polisi itu bahkan berupaya melawannya dengan menunjukan lencana polisi ke arah pengawal presiden. "Polisi itu sangat arogan karena mendesak agar diperbolehkan untuk memutar. Bahkan, dirinya memperlihatkan lencana polisinya ke arah polisi bermotor yang mengawal konvoi," ungkap juru bicara Kepresidenan Filipina Edwin Lacierda, seperti dikutip AFP, Kamis (19/7/2012).

Kepala Pasukan Pengawal Presiden Filipina Brigadir Jenderal Ramon Mateo mengatakan, tidak tahu mengapa polisi itu mencoba untuk memotong konvoi. Menurutnya, sebagai anggota polisi, Pascua harusnya memahami protokol yang terjadi.

Presiden Aquino sebelumnya sudah memerintahkan agar konvoinya tidak menggunakan sirine, untuk membersihkan jalan dari mobil yang ada. Tetapi Mateo menyebutkan, iring-iringan pengawal presiden masih menggunakan lampu peringatan yang tentunya dilihat oleh anggota polisi nekat itu.

0 Response to "Terobos Konvoi Presiden, Polisi Filipina Dipecat"

Post a Comment

Silahkan Komentarmu Tentang Artikel ini :)